Arisan : Ajang Riya Antar Insan
“Budaya Arisan Sebagai Wujud Interaksi Sosial, Berubah Menjadi Gaya Hidup"
(Foto dokumentasi arisan sebelum Pandemi Covid)PADA setiap
kelompok masyarakat dikenal aktivitas penghimpunan dana secara teratur pada periode
tertentu yang disebut sebagai arisan.
Fenomena
Arisan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia, yang berfungsi sebagai sistem
untuk menyimpan dana diluar bentuk ekonomi formal.
Arisan mengacu kepada sebuah pertemuan sosial yang unik. Dimana sekelompok keluarga, teman-teman bertemu untuk melakukan undian yang diperolah dari setiap anggota yang sudah mendepositokan jumlah tetap sebesar uang.
Aktivitas continue ini bisa dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja, bahkan sudah menjadi suatu hal yang dianggap lumrah seluruh masyarakat Indonesia.
Bagaimana tidak, praktik ini sudah terjadi sejak dahulu kala oleh kalangan eyang-eyang, namun kini semakin marak malah didominasi ibu muda hingga kawula muda. Baik wanita maupun pria.
- Interaksi Sosial –
"Terjalin Komunikasi Kelompok Sampai Kepada Komunikasi Antarbudaya"
SALAH satu kegiatan arisan yang Saya temui, ada pada kelompok Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Lingkungan II dan III, Kelurahan Jagabaya II Way Halim Bandar Lampung.
Arisan dalam lingkup ini dibentuk sejak tahun 1980'an yang mulanya hanya sebatas mengisi kegiatan PKK agar pertemuan dan silahturahmi terus terjalin.
Secara konsisten perkumpulan diadakan dua pekan sekali, pada hari Sabtu. Yang dalam kegiatannya bertempat di rumah-rumah anggota arisan secara bergiliran berdasarkan undian.
Pada setiap pertemuan memang terjadi Interaksi, dalam sudut pandang sosiologi adanya hubungan dan kelompok yang melakukan komunikasi.
Berbagai macam dataran komunikasi terjalin mulai dari interpersonal yang melibatkan antara pengurus (komunikator) dengan anggota (komunikan) hingga komunikasi antarbudaya.
Tidak semata melakukan undian, kegiatan Arisan pada kelompok PKK ini juga bertujuan mulia, yakni memberdayakan dan membantu anggota guna kesejahteraan.
Lantaran, dalam
kelompok ini terdapat kepengurusan koperasi dengan program simpan pinjam khusus
anggota tanpa memberikan bunga. Dan pula bantuan material bagi anggotanya yang
mengalami musibah.
Selama berjalannya kegiatan Arisan dalam kelompok PKK ini baru dua kali ganti ketua pengurus, yang diamanahkan oleh istri kepala lingkungan setempat. Sementara untuk perbendaharaan dipercayai anggota kelompok itu sendiri, dan dipantau langsung istri Ketua RT setempat.
- Kreatif dan Dinamis –
“Budaya Arisan Sebagai Wujud Interaksi Sosial Dalam Suatu Masyarakat Mempunyai Struktur yang Sangat Variatif”
(Foto arisan diisi dengan diskusi kegiatan desa dan doa bersama)DI era 90’an kegiatan perkumpulan PKK dilakukan tidak hanya mengundi arisan. Namun diisi dengan berbagai kegiatan, misalnya, membuat kue bersama dengan berbagi resep, membuat kerajinan tangan, dan aktivitas gotong royong lainnya.
Namun seiring berjalannya waktu menuju era modern, dan banyaknya segala
perubahan sosial serta ekonomi kegiatan tersebut sulit terlaksana. Terlebih
saat pandemi, anggota perkumpulan yang terhitung hampir seratus orang itu, sesuai
kebijakan perkumpulan kini dibatasi hanya 20 orang saja.
Arisan tak hanya dipandang sebagai sebuah perkumpulan yang membosankan,
namun mempunyai tujuan mulia dan makna yang dalam serta latar belakang
jelas yang dapat dipertanggungjawabkan.
- Jadi Gaya Hidup -
"Beda Kalangan Beda Bentuk Kegiatan"
(foto arisan ibu muda kerap dilakukan dilokasi yang lebih bergengsi, seperti hotel dan restaurant)DARI sejarahnya memperoleh populasi, Arisan besar di tahun 1970 dan 1980'an. Kini Arisan juga mampu merangkul kalangan muda bahkan kaum milenial, dimana arisan saat ini menjadi gaya hidup seseorang.
Bahkan
tak jarang, perkumpulan Arisan hanya sebatas kompetisi pamer atau Saya
menyebutnya dengan istilah Ajang Ria Antar Insan.
Mengkaji fenomena gaya hidup di masyarakat perkotaan, ada perbedaan yang cukup
signifikan. Yang mana melalui kegiatan arisan kalangan tertentu, ditemukan
bahwa kegiatan Arisan didominasi pola-pola konsumsi di dalamnya yang melahirkan
sebuah kompetisi.
Dan kemudian, muncul kelompok tertentu dalam suatu kelompok arisan yang
memisahkan identitas siapa yang lebih tinggi dan produk yang lebih mahal.
Arisan juga tidak hanya melahirkan interaksi sosial yang baik, namun juga
banyak menimbulkan konflik akibat adanya perbedaan.
- Arisan Dunia Maya -
“Budaya Arisan Mampu Mengikuti Perkembangan Sesuai Zamannya”
(Tangkapan layar salah satu kegiatan arisan online di Bandar Lampung, dengan undian produk)
PERKEMBANGAN teknologi komunikasi juga turut mempengaruhi budaya arisan. Yang tadinya arisan dilakukan hanya kepada orang terdekat dan saling mengenal, namun sekarang bisa dibentuk secara Online.
Kendati demikian, bertatap muka secara langsung mempunyai suatu sensasi yang memberikan kepuasan tersendiri bagi para komunikator dan komunikan didalamnya.
Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa, arisan merupakan suatu budaya yang sudah melekat sejak dahulu, dan tidak bisa terpisahkan sampai sekarang. Bahkan Budaya Arisan ini mampu mengikuti perkembangan sesuai zamannya.
- P U R N A M A -

Komentar
Posting Komentar